Allegri: Kalau Juventus Tersingkir Coba Lagi nanti No ratings yet.

By | March 9, 2019

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, sekarang cuma menggantungkan debut timnya pada nasib. Bila memang tidak dapat meluncur ke set setelah itu, dia terasa masih tetap ada musim depan buat Bianconeri untuk kembali coba peruntungannya. Kesempatan Juventus meluncur ke set perempat final tengah tipis, karena mereka menerima kekalahan 0-2 atas Atletico Madrid di pertandingan leg pertama set 16 besar.

Oleh karena itu, Bianconeri harus cetak minimum tiga gol tiada kebobolan bila ingin bertahan. Sayangnya, lakukan itu ke gawang Atletico Madrid bukan masalah yang gampang. Dalam tiga pertemuan paling akhir menantang scuad garapan Diego Simeone itu, Bianconeri tidak sempat sekalinya menuliskan gol ke gawang mereka.Oleh karena itu, misi untuk cetak tiga gol ke gawang Los Rojiblancos diyakin akan susah dikerjakan, walau Juventus tampil di markasnya sendiri.

Allegri juga cuma dapat pasrah serta menyerahkan semua pada takdir. “Semenjak saya datang, Liga Champions tetap jadi tujuan, tetapi jika orang berkata jika Juventus tidak berhasil bila tersisih, itu tidak pas,” papar Allegri pada Sky Sport Italia selesai laga menantang Udinese hari Sabtu (9/3) barusan. “Level keseluruhnya Liga Champions sudah bertambah serta di hari Selasa [Rabu dinihari], kami akan mengusahakan yang terunggul. Bila lolos, jadi itu bagus. Bila tidak, jadi kami akan coba kembali tahun kedepan,” sambungnya.Lihat tempat Juventus sekarang ini, Allegri berasumsi jika timnya sudah berprogres jauh daripada sebelum-sebelumnya. Dia ingat bagaimana publik menyangsikan kesempatan Juventus menang atas team sekelas Malmo.

“Di tiap-tiap musim kami sampai babak gugur, jadi kami akan lihat apakah yang akan berlangsung. Saya ingat pada musim pertama saya di sini, kami bermain menantang Malmo: Ada beberapa orang yang tampak putih seperti kertas dengan perasaan takut,” imbuhnya. “Jika kami lolos, baik, tetapi bila tidak jadi itu cuma bisa menjadi satu laga sepak bola serta kami akan coba kembali. Dengan teori kami sudah memenangi dua trofi musim ini. Itu bukan satu kegagalan,” pungkasnya. Ya, Juventus sudah kantongi satu titel pada musim ini. Titel itu hadir dari arena Supercoppa Italiana yang berjalan pada bulan Januari tempo hari, dimana Bianconeri keluar menjadi pemenang selesai menaklukkan AC Milan dengan score 1-0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *